Syafril Nursal Puji Konsep Budidaya Kerakyatan yang Dikelola Fauzi Ansori


Kamis, 29 Oktober 2020 - WIB - Dibaca: 837 kali

Syafril Nursal dan Fauzi Ansori (*/tim) / HALOSUMATERA.COM

JAMBI - Calon wakil gubernur Jambi nomor urut dua, Syafril Nursal, melihat tempat pengembangan budidaya kerakyatan, budidaya ayam kampung unggul biasa, di Kelurahan Dusun Bangko, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, Kamis (29/10/20).

Dengan menggunakan baju santai dan sandal jepit, Syafril tampak didampingi oleh Ketua DPC Demokrat Kabupaten Merangin, Fauzi Ansori.

Pengembangan budidaya kerakyatan dengan konsep budidaya ayam kampung unggul biasa yang dikembangkan oleh Fauzi ini mendapat pujian dari Syafril Nursal. 

Selain itu, hal itu sesuai dengan Visi Fachrori-Syafril, Jambi BERKAH (Bangun Ekonomi Rakyat, Kreatif dan Amanah).

"Saya salut dengan Dindo Fauzi ini, beliau ini rupanya orang yang sangat kreatif. Tadi saya lihat bagaimana beliau itu mengembangkan ayam kampung unggul biasa, luar biasa itu disertai juga dengan pakannya," kata Syafril Nursal.

Konsep pengembangan budidaya ayam kampung unggul biasa ini dinilai sangat baik sekali untuk dikembangkan kedepan, dalam rangka membangun kesejahteraan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja baru.

Sementara itu, Fauzi Ansori yang juga Anggota DPRD Provinsi Jambi ini mengatakan, Budidaya yang ia kembangkan itu juga bisa mendongkrak perekonomian masyarakat di pedesaan, khususnya yang bisa disasar itu ialah pemberdayaan ekonomi perempuan di pedesaan. Selain itu, kata dia, budidaya tersebut bisa menjadi tambahan penghasilan, tetutama untuk ibu rumah tangga.

"Saya lihat visi misinya pak Fahrori dan pak Syafril Nursal ini lebih mengarah kepada bagaimana memberdayakan ekonomi masyarakat, ekonomi yang berkeadilan, basisnya adalah rakyat," kata Fauzi.

Menurut Fauzi, pengembangan budidaya ayam kampung yang dia kembangkan bisa digandengkan dengan budidaya ulat maggot sebagai pakan substitusi. Jadi maggot ini bisa diberikan 40% untuk pakan ayam sehingga biaya produksi bisa ditekan. 

"Tadi saya sudah ceritakan dengan jenderal, margin per 1.000 ekor itu bisa sampai 9 juta, bayangkan gaji pegawai aja enggak sampai segitu.  Kalau ini bisa dikembangkan, FU-SN menjawab apa yang menjadi keinginan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan," pungkasnya.(*/tim)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Hadir di Rakor Lintas Sektoral, Hamdani: Dukung Kelancaran Operasi Ketupat 2026

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada

Advertorial

Ketua DPRD Hamdani Turut Sambut Kunjungan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X

Advertorial

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2025

TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi

Advertorial

Wakil Ketua II DPRD Tanjabbar Dampingi Fasha Safari Ramadhan, Berikan Santunan ke Panti Asuhan

TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar,   Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara

Advertorial

Ketua DPRD Tanjabbar Dampingi Wabup Rapat Penyelesaian Tapal Batas di Kemendagri

JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta

Advertorial


Advertisement