TUNGKAl ULU - Haris, sebutan gajah Tebo yang masuk ke Tungkal Ulu ternyata telah merusak sekitar 200 batang sawit milik warga. Hal ini diakui Camat Tungkal Ulu, Dirwandi dihubungi wartawan, Rabu.
200 batang sawit yang dirusak ini terdapat di beberapa desa, diantaranya Desa Badang, Desa Pematang Pauh dan Desa Pelabuhan Dagang.
"Tadi pagi baru terima lagi laporan di desa Pelabuhan Dagang juga mengalami kerusakan," jelasnya.
Kata dia meski gajah liar ini hanya satu ekor, namun aktivitasnya yang berpindah-pindah membuat warga khawatir.
" Kita sudah laporkan masalah ini sekarang tinggal dari pihak BKSDA dan kabupaten yang menanggulanginnya," tukasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kehutanan Tanjabbar Ir H Erwin menyebut, jika gajah liar ini sudah masuk ke Tungkal Ulu sejak Februari lalu. Gajah ini sempat dikembalikan ke Tebo, namun kembali lepas dan masuk hutan di Tanjabbar. GPS yang dikenakan ke gajah liar ini juga sudah lepas, sehingga sulit terdeteksi keberadaanya.(*)
Penulis : Sol
Editor : Andri Damanik
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi
TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara
JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta