KUALATUNGKAL – Sengketa lahan adat antara warga Tebing Tinggi dengan PT Tri Mitra Lestari belum juga tuntas. Baru-baru ini, mediasi antara warga dan perusahaan sawit itu belum menemui kesepakatan lantaran petinggi TML tidak hadir.
Hal ini dibenarkan Ketua DPRD Faisal Riza ST MM melalui Ketua Komisi Satu DPRD Tanjab Barat Alamsyah SH dikonfirmasi wartawan baru – baru ini.
“Mediasi sengketa lahan adat terpaksa ditunda dulu, karena perwakilan yang diutus pihak perusahaan tidak bisa memberikan keputusan sesuai apa yang dituntut masyarakat,” kata Alamsyah.
Dirinya tidak bisa banyak memberikan komentar lebih jauh soal ini, karena bukan kapasitas dan wewenang Komisi I.
“Kita hanya ikut berpartisipasi saja dalam menghadiri rapat mediasi sengketa lahan adat. Untuk lebih jelasnya, coba konfirmasi langsung dengan Komisi II,” timpal dia.
Terpisah, Perwakilan masyarakat Tebing Tinggi, M Hellius MST, S Fil dikonfirmasi wartawan tak menampik jika rapat mediasi dengan PT TML menemui jalan buntu.
“Belum menemukan hasil, karena Menajemen PT TML yang hadir tidak bisa memutuskan. Mediasi ini ditunda dulu, Insya Allah minggu depan di lanjutkan kembali. Apabila minggu depan petinggi dari pihak PT TML tidak hadir juga, maka kita minta ada upaya dari DPRD supaya persoalan ini cepat selesai,” tuturnya Selasa lalu.
Untuk diketahui, seluruh masyarakat, baik itu kelompok dan pribadi mengklaim tanah sengketa itu merupakan tanah adat.(*)
Penulis : Den
Editor : Andri Damanik
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata