JAMBI – Pedagang di sekitar Jalan Sumantri Bojonegoro, Sipin Ujung, Kota Jambi menolak pemasangan Media Jalan yang dinilai merugikan pedagang. Disamping mempengaruhi omset pedagang, pemasangan median tidak disosialisasikan ke warga sekitar.
“Waktu pelebaran jalan dari Dinas PUPR Kota ada sosialisasi dan kami setuju. Dan waktu memang dari Dinas PUPR tidak ada pemasangan median, dan kami tidak mempermasalahkannya,” ujar Doni salah satu pemilik toko di Jalan Sumantri Bojonegoro Sipin Ujung.
Doni mengatakan, median tersebut dapat membuat usaha warga terganggu, tidak ada lagi penyeberang jalan. Pembeli akan jarang parkir di jalur tersebut.
“Fasilitas penyeberangan juga tidak ada. Median itu terlalu tinggi, sulit orang menyeberang. Toko jadi sepi,” Keluh Doni.

Dia menyebut bahwa sejumlah pedagang dan warga menolak pemasangan median yang sudah dilakukan dua hari terakhir. Ironinya tidak ada pemberitahuan maupun sosialisasi dari dinas terkait.
“Ya harusnya ada sosialisasi dulu. Apakah ini berdampak bagi pedagang dan warga sekitar. Orang mau nyeberang aja susah, mediannya terlalu tinggi,” ungkapnya.
Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari Dinas Perhubungan Kota Jambi terkait pemasangan median jalan tersebut.(*/nik)
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi
TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara
JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta