Pasca Putusan MK, Peta Politik Jelang Pilkada Berubah Total


Sabtu, 11 Juli 2015 - 00:03:52 WIB - Dibaca: 2157 kali

ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK), situasi politik menjelang pendaftaran di KPUD Tanjabbar spontan berubah. Betapa tidak, banyak figur-figur potensial yang bakal maju pada Pilkada Tanjabbar berasal dari kalangan legislatif.

Beberapa nama anggota DPRD yang dijagokan bakal maju Pilbup antaralain Faisal Riza (Ketua DPRD Tanjabbar), Muhammadiyah (Anggota DPRD Provinsi Jambi), Suhatmeri (Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar), Abdul Hamid Siman (Anggota DPRD Tanjabbar) dan Alamsyah (Anggota DPRD Tanjabbarr).

Dengan putusan MK yang menyatakan anggota DPRD yang bakal maju pilkada harus mengundurkan diri, membuat peta politik di Tanjabbar jelang pemilukada sontak berubah.

Para wakil rakyat tersebut mulai pikir-pikir untuk melanjutkan niatnya memperebutkan kursi BH 1 EZ.

Ketua DPD PAN Tanjab Barat H Suhatmeri dikonfirmasi wartawan soal putusan MK tersebut mengaku masih berfikir untuk maju pilbup mendatang.

“Saya masih istikharah dulu, maju apa tidaknya kita tunggu saja,” kata Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar ini.

Sementara itu, Muhamadiyah dan Faizal Riza yang berasal dari calon kuat Partai Gerindra juga mengaku hal yang sama. Mereka masih pikir-pikir soal rencana maju pada Pilbup mendatang.

“Kalau DPP memutuskan saya atau Icol saya siap, namun DPP Gerindra kan cerdas, sebab kami berdua merupakan kader terbaik Gerindra, apakah Gerindra rela kehilangan kami di legislatif,” kata Muhammadiyah yang juga menjabat Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi ini.

Muhammadiyah berharap, ada kader lain seperti Esrita Usman yang bisa maju mendukung Gerindra pada Pilkada mendatang.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Tanjabbar yang digadang-gadang bakal digandeng DR Ir Safrial MS, dirinya juga mengaku harus berfikir lebih matang. “Kita pikir dulu,”ungkapnya singkat.

Sedangkan Alamsyah, yang juga kader Partai Gerindra, bakal mendampingi Drs Mukri pada Pilkada mendatang menyatakan sikap untuk tidak maju.

“Kecuali sudah ada keputusan dari Gerindra lebih awal dari keputusan MK, bisa saja saya tetap melanjutkan niat untuk maju. Lagi pula, posisi saya ini hanya sebagai bakal calon bupati, lebih baik saya membatalkan untuk maju pilkada,” tukas Alamsyah.(*)

Penulis : Hery

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement