KUALATUNGKAL – Julian (33) terpaksa merelakan pompongnya hancur tertimpa reruntuhan ruko di anak Sungai Parit II. Selain dia, pompong milik Acok juga rusak tertimpa bangunan beton.
“Saya memang nambatkan pompong di belakang ruko, kalau sudah begini ya tidak bisa digunakan lagi, sudah rusak,” ujar Julian saat ditemui infotanjab.com pagi tadi.
Kata dia, pompong tersebut dia beli seharga Rp 20 juta komplet dengan mesinnya. “Saya sudah bicarakan ke pemilik bangunan, katanya siap ganti rugi,” tuturnya.
Pasca kejadian itu, nelayan ini pun tak bisa melaut sama seperti nelayan lainnya yang tinggal di Jalan Nelayan.
“Kayak mana mau ke laut, pompong hancur,” katanya dengan nada lesu.(*)
Editor : Andri Damanik
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi
TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara
JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta