Editorial Infotanjab.com, Oleh Robinson Simanjutak, Pemred Infotanjab.com

Mubazir dan Tidak Berfungsi


Senin, 09 Maret 2015 - 12:09:35 WIB - Dibaca: 2847 kali

Pemred Infotanjab.com, Robinson Simanjuntak / HALOSUMATERA.COM


PRESIDEN RI Ir Joko Widodo ketika menyerahkan Dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2015, mengingatkan agar tidak terus mengulangi kesalahan sebelumnya. Sebab, uang yang tercatat dalam DIPA adalah uang rakyat dan harus dikembalikan untuk kesejahteraan rakyat.

Peringatan yang disampaikan Presiden itu sangat mendasar, sebab dari hasil evaluasi 505 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, hanya 11 daerah dalam kegiatan pembangunannya memperoleh peringkat nilai baik atas lima indikator perencanaan, efisiensi anggaran, hasil program, pemanfaatan program bagi masyarakat dan pelayanan publik.

Sebelas daerah yang memperoleh nilai baik ini adalah Bintan, Karimun, Tanjung Pinang, Muara Enim, Kota Suka Bumi, Bantul, Kulon Progo, Yogyakarta, Sleman, Manado dan Bandung.

Dalam kaitan peringatan presiden tersebut, kita simak statement anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jamal Darmawan Sie di beberapa media cetak terbitan Jambi dan Media Online. Beberapa proyek pembangunan di daerah yang kita cintai ini, menghabiskan ratusan miliar uang rakyat (mubazir,red), tidak menyentuh kepentingan masyarakat banyak. Diantaranya, pembangunan Water Front City (WFC) dibangun tahun 2013 dengan dana Rp 40 miliar dan dianggarkan lagi melalui APBD Tahun 2015 sebesar Rp 70 miliar. Total pembangunan WFC ini mencapai Rp 110 miliar.

Padahal, masih banyak infrastruktur yang menyentuh langsung untuk peningkaan kesejahteraan, memerlukan perhatian pembangunannya, seperti ruas jalan Parit IV Bram ITam dengan Desa Teluk Sialang, kondisinya rusak parah. Selain untuk kepentingan masyarakat sekitar, ruas jalan ini merupakan jalan akses mengangkut hasil pertanian dan perkebunan petani di desa setempat.

Jalan ini juga merupakan jalan alternatif dari jalan lintas Parit IV, Kecamatan Bram Itam menuju Kota Kualatungkal, Ibukota Kabupaten Tanjab Barat. Beberapa tahun lalu, ruas jalan ini sempat digunakan sebagai jalan alternatif menuju Kualatungkal.

Selain pembangunan WFC yang dinilai mubazir, ada sejumlah megaproyek yang saat ini belum berfungsi, seperti proyek Intake Air Bersih, Pembangunan Rumah Sakit Jantung, Bangunan Pasar Parit I di Jalan Harapan. Semua proyek ini menelan ratusan miliar rupiah uang rakyat.

Jika kita renungkan, proyek pembangunan mubazir dan tidak berfungsi ini, dalam penganggaran dan pembahasannya tidak memenuhi ke-5 indikator yang kita uraikan diatas, hanya berbasis kinerja buka azas manfaat.

Kita harapkan, para pemangku kepentingan untuk mensejahterahkan masyarakat termasuk ormas, mengkaji dan menelusuri proyek pembangunan mubazir dan belum berfungsi itu demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tanjab Barat.(***)







Komentar Anda



Terkini Lainnya

Wabup Katamso Pimpin Upacara Hardiknas 2026

TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., kembali meninjau lokasi k

Advertorial

Wabup Katamso Dampingi Tim Verifikasi Kementerian Kehutanan di Mangrove Pangkal Babu

TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., mendampingi Tim Verifikasi dan Asistensi Kementerian Kehutanan Republik Indon

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Serahkan 71 Sertifikat Tanah Konsolidasi untuk Warga Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menyerahkan sebanyak 71 sertifikat tanah hasil konsolidasi kepada masyarakat Kelurahan

Advertorial

Bupati Tanjabbar Pantau Langsung TKA 2026 Tingkat SMP, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memulai pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 bagi siswa tingkat Sekolah Menengah

Advertorial


Advertisement