Lahan Perkebunan Terbakar di Kecamatan Betara


Selasa, 03 September 2019 - 20:49:09 WIB - Dibaca: 1438 kali

Lahan Terbakar di Sekitar Betara X, Desa Mentialo, Kampung Tengah, sejak Minggu (1/9).(IT) / HALOSUMATERA.COM

BETARA – Hingga Selasa sore (3/9), kepulan asap di Kecamatan Betara begitu pekat. Asap pekat ini membuat jarak pandang hanya 300 meter.

Kepulan asap ini menyebar hingga wilayah sekitar Betara, seperti Kecamatan Bram Itam hingga ke Kecamatan Tungkal Ilir.

Dari penelusuran di lapangan, ternyata setidaknya ada empat lokasi lahan perkebunan dan semak belukar yang terbakar.

Hingga sore tadi, petugas gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Tim Pemadam PetroChina dan WKS, BPBD, Manggala Agni dan Dinas Perkebunan masih melawan api yang merayap di lahan gambut.

Informasi yang dihimpun infotanjab.com, Selasa sore (9/3), lokasi kebakaran lahan terjadi di Kecamatan Betara di Pematang Buluh, Betara 3, Betara 6, Pinang merah (sudah diatasi), Kampung Tengah Desa Mentialo.

Di Betara X misalnya, petugas gabungan terpaksa memadamkan dengan air di kanal-kanal yang ada di sekitar lahan.

Lahan yang terbakar terlihat ditanami kebun sawit yang masih berusia sekitar tiga tahun, tanaman pinang, dan sebagian lagi semak belukar.

Salah seorang petugas pemadam dari Dinas Perkebunan kepada infotanjab.com, mengaku kewalahan memadamkan api di lahan gambut ini. Pihaknya terus menyemprot hingga ke bagian dasar, agar api tidak menjalar.

“Belum padam total, asap masih ngepul, kita terus standbye,” katanya tanpa menyebutkan asal usul api.

Dikatakan dia, lahan terbakar di beberapa lokasi tersebut sudah terjadi sejak Minggu (1/9). Bahkan helicopter milik perusahaan dikerahkan untuk memadamkan api.

Sekcam Betara, Nasrun mengatakan, selain petugas gabungan, pihak Kecamatan Betara juga turut serta memadamkan api di lahan terbakar.

Menurut Nasrun, lahan terbakar tersebut sebagian besar areal perkebunan sawit, yang masih berusia muda. Sebagian lagi kebun pinang.

“Perkiraan 50 hektar, sudah dua hari yang lalu terbakar. Kita kesulitan karena berada di areal gambut,” ujarnya.

Dikatakan Nasrun, petugas berjibaku hingga malam hari untuk memadamkan api. “Kayak tadi malam pemadaman distop dan dilanjutkan pagi ini,” ujar Nasrun Selasa pagi.(*)

Editor: It Redaksi




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement