Kontes Gilo Batu Jambi Hidupkan Kembali Gairah UMKM Batu Akik


Minggu, 17 Agustus 2025 - 15:43:56 WIB - Dibaca: 259 kali

Kontes Gilo Batu yang digelar Komunitas Batu Cincin Jambi (KBC-J) di pelataran Kuburan China, Sabtu (15/8/2025) malam, berlangsung meriah dan disambut antusias masyarakat. / HALOSUMATERA.COM

Jambi – Kontes Gilo Batu yang digelar Komunitas Batu Cincin Jambi (KBC-J) di pelataran Kuburan China, Sabtu (15/8/2025) malam, berlangsung meriah dan disambut antusias masyarakat. Ratusan pecinta batu akik hadir untuk menyaksikan sekaligus mengikuti ajang yang menggabungkan seni, kreativitas, dan kekayaan budaya ini.

Kontes memperlombakan berbagai kategori, mulai dari gelang, cincin, hingga aksesoris. Keunikan kostum yang dikenakan peserta juga menjadi bagian dari penilaian. Dewan juri menitikberatkan pada unsur seni, keserasian, serta cara menampilkan batu.

Panitia menyiapkan hadiah berupa piala, piagam, dan uang pembinaan. Juara 1 hingga 5 mendapat tambahan uang tunai, sementara kategori lainnya tetap memperoleh apresiasi.

Salah satu juri, Ilhamdi alias Aseng, menegaskan penilaian tidak hanya berfokus pada jumlah atau jenis batu, tetapi juga pada nilai seni dan keserasian penampilan. Ia menyebutkan, tahun lalu ajang serupa menghadirkan juri dari Bengkulu, Jambi, dan Jakarta.

“Tujuan kita menggelar kontes ini untuk membangkitkan kembali gairah pecinta batu di Jambi agar booming seperti dulu. Kita mendorong pemerintah ikut memberikan dukungan penuh,” ujarnya.

Ilhamdi berharap Wali Kota Jambi Maulana serta pemerintah daerah memberi perhatian lebih dalam bentuk pembinaan dan fasilitas. Menurutnya, dunia perbatuan merupakan bagian dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berpotensi membuka lapangan usaha bagi pengrajin, penggosok, dan pedagang batu.

Dengan tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, panitia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi peserta tanpa biaya pendaftaran. Sejumlah tokoh komunitas turut hadir, di antaranya Hendry Speed, Datuk Fadhil, H. Patang Daeng, Bang Revan, dan Datuk Jon.

Acara ini juga mendapat dukungan dari Ketua DPRD Provinsi Jambi dan komunitas batu akik lokal. Semangat HUT ke-80 Kemerdekaan RI menjadi latar suasana kebersamaan dalam kontes tersebut.

Salah satu peserta, Hendry Speed dari Padang Panjang, Sumatera Barat, berhasil meraih juara pertama. Ia mengaku terkejut dengan besarnya antusiasme masyarakat Jambi. “Saya senang bisa terpilih sebagai pemenang. Kalau diundang, saya pasti datang lagi. Kita ingin meramaikan kembali Gilo Batu seperti dulu,” ujarnya.

Panitia memastikan kegiatan serupa akan digelar di GOR Kota Baru Jambi dalam waktu dekat, berupa Asah Batu dan Kontes Gilo Batu, bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi. Agenda ini rencananya akan mempertandingkan puluhan kelas dengan dukungan penuh komunitas batu dari berbagai daerah. (***)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah

Temuan Rp 781 Juta, Rekanan Proyek Pintu Air Baru Kembalikan Rp 300 Juta

KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata

Berita Daerah


Advertisement