Kilas Balik Pembangun Sport Center yang Terhenti Pembangunannya


Kamis, 05 November 2020 - WIB - Dibaca: 1005 kali

Foto Pembangunan Sport Center yang Telah Menghabiskan Anggaran Miliaran Rupiah, Diambil Beberapa Waktu lalu.(*/nik) / HALOSUMATERA.COM

Pembangunan berkelanjutan sering mangkrak di Tanjabbar. Dulunya, sempat mencuat soal pembangunan air bersih, yang angkanya sekitar setengah triliun, dibangun berkali-kali anggaran daerah. Begitu juga dengan pembangunan Sport Center (GOR), juga mangkrak pembangunannya.

ANDRI DAMANIK – Halo Sumatera

Mega proyek GOR Serba guna atau lebih santer disebut Sport Center sempat menunggu kucuran dana pusat. Adanya cikal bakal menjadi perkampungan atlet, mega proyek ini sempat menjadi polemik.

GOR Serba Guna ini telah menggerus APBD Rp 18 M ini bakal dijadikan perkampungan atlet, sempat dibantah mantan Ketua DPRD Tanjabbar,Faisal Riza kala itu.

"Kampung atlet?? Ide siapa jadi kampung atlet. Kok bisa kampung atlet ??  Proposal siapa yang buat," kata Faisal Riza beberapa waktu lalu.

Menurut Icol, panggilan akrabnya, pembangunan perkampungan atlet tidak pernah dibahas. Dari perencanaan awal tetap GOR ataupun Sport Center.

"Sport centre itu kan pusat olahraga, kalo perkampungan atlet lain lagi namanya. Kalau perkampungan atlet berupa penginapan, seperti perkampungan atlet asian games kemaren di kemayoran," timpal Icol.

"Ada hasil perencanaannya kok, ada di Dispora itu. Anggaran 2014 kalau dak salah, ada master plan nya itu,” timpalnya.

Informasi yang dirangkum, dulunya estimasi awal pembangunan GOR ini berkisar Rp 50 miliar. Sayangnya, struktur tanah di lokasi pembangunan tak mendukung, diperlukan dana yang tak sedikit membangun komplek gedung olahraga di lokasi ini.

Kepala Disparpora Tanjabbar Otto Riyadi, sebelumnya pernah mengutarakan, perlu penyesuaian soal anggaran dan prioritas bangunan. Pihaknya telah mengajukan usulan ke Kemenpora.

Sayangnya, kala itu isi proposal dan besaran dana yang diajukan ke pusat, Otto tak menyebutkan.

Untuk diketahui, empat tahun belakangan, pembangunan GOR atau sport center ini baru sebatas pemasangan tiang pancang dan pengecoran lantai dasar (sedang berjalan). Total anggaran yang telah dikucurkan menghabiskan kisaran dana Rp 18 miliar dari APBD Tanjabbar.

Tahun 2015 dialokasikan sebesar Rp 5,7 miliar, tahun 2016 sebesar Rp 9,8 miliar, tahun 2017 sebesar Rp 1 miliar. Tiga tahun anggaran ini baru selesai sebatas tiang pancang. Kemudian dilanjutkan tahun 2018, Dinas PUPR mengalokasikan anggaran lanjutan untuk pengecoran lantai sebesar Rp 1,7 miliar. Di lokasi terpisah, juga dibangun jalan dan box culvert, bagian dari peningkatan sarana prasarana GOR.(*/nik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Kapolda Jambi Dianugerahi Gelar Adat Adipati Utamo Siginjai Sakti

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G

Berita Daerah

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah


Advertisement