Ke Sekolah Naik Truk, Ini Tanggapan Dewan


Senin, 02 Oktober 2017 - 07:57:01 WIB - Dibaca: 2032 kali

Anggota Komisi DPRD Tanjabbar Alamsyah. (Dok/net) / HALOSUMATERA.COM

MUARAPAPALIK - Prihatin, anak sekolah yang tinggal di wilayah PT CKT, Rantau Badak, Kecamatan Muarapapalik harus mengendarai truk untuk belajar ke sekolahnya. Hal ini mendapat respon dari Anggota DPRD Dapil Ulu, Alamsyah.

Politisi Gerindra ini meminta kepada Managemen PT CKT segera menyediakan armada sekolah untuk anak-anak yang tinggal di lingkungan perusahaan.

Kata dia, sangat tidak etis perusahaan tidak memikirkan kelangsungan pendidikan bagi anak-anak dari karyawannya sendiri.

"Sudah sewajarnya, perusahaan menyediakan fasilitas. Orang tua mereka (anak sekolah,red) kan karyawan PT CKT," kata dia.

Apalagi, lanjut Alamsyah, pelajar yang ada di lingkungan sekitar harus belajar ke kabupaten tetangga.

"Ini harus menjadi perhatian bersama, pemerintah jangan tinggal diam. Bila memungkinkan di bangun lagi sekolah, sehingga anak-anak itu tidak perlu sekolah ke Muarojambi," timpal mantan Kades ini.

Diwartakan sebelumnya, pelajar Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama yang tinggal di Komplek Perumahan PT Citra Koperasindo Tani (CKT), Desa Rantau Badak, KM 73 harus bersekolah ke Kabupaten Muarojambi. Pasalnya, jarak sekolah di kabupaten tetangga ini lebih dekat dibanding sekolah yang ada di Muarapapalik.

Salah seorang orang tua murid yang tinggal di perumahan karyawan CKT membenarkan hal ini. Anaknya terpaksa bersekolah ke SDN 231 Muarojambi yang terletak 20 kilometer dari rumahnya.

"Lebih dekat ke Muarojambi daripada di Rantau Badak," kata karyawan CKT ini sembari meminta infotanjab.com merahasiakan namanya.

Lebih parah lagi, anaknya dan siswa lainnya harus numpang truk setiap harinya. Hal ini dikarenakan, tidak adanya kendaraan khusus yang disiapkan perusahaan.

"Bukan anak saya saja, di afdeling I saja ada dua puluhan anak, lain lagi di afdeling 2 dan 3," kata pria berdarah Batak ini.

Dirinya berharap, ada perhatian dari Managemen PT CKT untuk menyiapkan sarana transportasi anak sekolah di lingkungan perusahaan tersebut.

"Prihatin, anak-anak di sini numpang mobil truk kalau ke sekolah, sampai baju menguning kena debu," timpal pria yang baru dua tahun bekerja di perusahaan sawit ini.(*)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Kapolda Jambi Dianugerahi Gelar Adat Adipati Utamo Siginjai Sakti

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G

Berita Daerah

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah


Advertisement