Kapolres Sarolangun Tinjau Rumah Warga yang Terendam Banjir


Selasa, 24 November 2020 - WIB - Dibaca: 942 kali

Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono, S.IK, MTCP, CFE Meninjau Lokasi Banjir di Desa Pulau Pandan, Kecamatan Limun, Selasa (24/11/20). / HALOSUMATERA.COM

SAROLANGUN - Mendapat informasi terkait bencana banjir yang dialami warga Desa Pulau Pandan, Kecamatan Limun, Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono, S.IK, MTCP, CFE lansung turun ke lokasi banjir pada Selasa, (24/11).

Berdasarkan pantauan media ini di lapangan terlihat Kapolres Sarolangun didampingi Kapolsek Limun dan juga Kades Pulau Pandan menyisir gang-gang kecil untuk melihat kondisi rumah warga yang terendam banjir. 

Tak hanya itu, Kapolres Sarolangun juga ikut masuk ke dalam rumah warga, sambil berbincang- bincang terkait musibah banjir dadakan yang sedang dialami warga tersebut.

Saat diwawancarai sejumlah awak media, Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng menyebutkan, desa-desa yang berada di dekat aliran Sungai Batang Limun dan Batang Asai memang merupakan area yang sering terkena bencana banjir.

Meskipun begitu menurut Kapolres, ada beberapa upaya yang harus dilakukan sebagai bentuk antisipasi dan pencegahan bencana banjir, yang selama ini sering dirasakan oleh masyarakat setempat.

"Harus ada upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah, mungkin nantinya ada upaya, misalkan sungainya dangkal, mungkin bisa dikeruk, seperti di Jakarta memang ada anggaran-anggaran yang untuk pengerukan sungai, mana kala sungainya dangkal sehingga menyebabkan banjir. Mungkin juga ada hal-hal lain yang perlu dilakukan seperti pembuatan selokan ataupun gorong-gorong, nanti kita komunikasikan dengan Pemda," katanya.

Selain itu Kapolres Sarolangun juga  mengimbau agar masyarakat, khususnya warga Desa Pulau Pandan yang terendam banjir untuk berhati-hati dan selalu siaga dengan kondisi debit air yang saat ini terus meningkat.

"Kepada warga yang rumah terdampak dari genangan air ini, saya minta untuk terus menjaga keselamatan diri, untuk alat-alat kalaupun nanti airnya terus naik, kalau memang tidak bisa diselamatkan ya sudah, lebih baik mengutamakan keselamatan nyawanya dari pada harus bertahan dirumah kalau nantinya air terus naik," tandasnya.(*)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement