Ini Tanggapan Wamentan RI Terhadap Harga Komoditi di Tanjabbar Anjlok


Rabu, 23 Agustus 2023 - 08:59:45 WIB - Dibaca: 1225 kali

Wamentan RI, Harvick Hasnul Qolbi, didampingi Bupati Tanjabbar, Anwar Sadat dan Unsur Forkopimda, saat mengunjungi Petani Kelapa, di Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Selasa (22/8/2023). Foto: Put/Halosumatera.com. / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR - Anjloknya harga Komoditi Pinang dan Kelapa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Provinsi Jambi, menjadi suatu perhatian besar oleh Pemerintah Pusat di Bidang Pertanian. 

Dalam Kunjungan Kerja (Kunker) Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia (Wamentan RI), Harvick Hasnul Qolbi, ke Kabupaten Tanjabbar, Provinsi Jambi, Selasa (22/8/2023).

Tentunya masyarakat berharap ada solusi dalam persoalan murahnya harga Pinang dan Kelapa di Kabupaten Tanjabbar, Provinsi Jambi. 

Menanggapi hal itu, Wamentan RI, Harvick Hasnul Qolbi menyebutkan, bahwa sesuai dengan arahan dari Presiden RI, Joko Widodo, untuk terus menggiatkan dari sektor Pertanian. 

Dikatakan Wamentan, Pemerintah akan selalu berusaha memberikan penyuluhan terutama soal Kelapa Dalam yang saat ini harganya cukup turun di Kabupaten Tanjabbar, Provinsi Jambi. 

"Tentunya Pemerintah akan memberikan bantuan memitigasi terhadap permasalahan ini. Karena daya belinya yang di ekspor ke Malaysia khususnya daerah sini, memang agak menurun," ucap Wamentan.

"Disatu sisi, kita harus bangga. Artinya, bahwa ekonomi kita meningkat, di Negara-negara lain cenderung memang terkontraksi cukup dalam," sambung Wamentan. 

Namun, tentu saja kata Wamentan, untuk menggairahkan agar Petani ini juga tidak kehilangan mata pencarian, maka Pemerintah melakukan kegiatan yang sifatnya Hilirisasi.

"Jadi, jika kemarin itu lebih banyak ekspor. Sekarang Pemerintah melalui berbagai macam instrumen yang ada, berupaya membeli secara utuh juga untuk pemasaran dalam Negeri sehingga ada keseimbangan harganya," ujar Wamentan. 

Wamentan menjelaskan, bahwa soal Hilirisasi sangatlah penting sekali. Artinya, memang ada juga kebutuhan-kebutuhan yang sifatnya masih berupa produk-produk di Hulu. 

Menurut Wamentan, di Hilirisasi ini penting karena bagaimanapun juga, produk-produknya ini bisa langsung sampai ke masyarakat. 

"Istilahnya seperti kami di Kementan, produk Meja bisa langsung sampai ke masyarakat. Secara otomatis akan menambah nilai tambah, baik dari sisi pelakunya, yaitu petani,peternak dan pekebunya serta juga masyarakatnya," sebut Wamentan.

"Dengan demikian, Pemerintah akan segera tahu harga eceran tertinggi yang cocok itu dimana," tukas Wamentan. 

 

 

Penulis: Firman Saputra

Editor: Putra




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement