KUALATUNGKAL – Defisit anggaran di Kabupaten Tanjabbar kian memprihatinkan. Sejauh ini, belum TPAD Kabupaten Tanjabbar dan badan anggaran legislatif belum melakukan rapat bersama terkait defisit anggaran tersebut.
Sebagaimana dikatakan Ketua DPRD Tanjabbar, Faisal Riza ditemui infotanjab.com Rabu siang. Kata dia, belum ada surat resmi dari pemerintah daerah ke tim banggar legislatif.
“Saya belum bisa menyampaikan tanggapan lebih jauh, karena masalah defisit ini belum kita bahas bersama TPAD. Surat dari pemkab belum ada ke kita,” ujar Faisal Riza.
Menurut Icol, sudah sepantasnya Tim Pengguna Anggaran Daerah (TPAD) Tanjabbar bersama tim banggar melakukan rapat bersama, mencari solusi terhadap defisit anggaran tersebut.
Disamping itu, pemangkasan anggaran yang dilakukan SKPD tidak bisa dilakukan secara sepihak. “Karena sudah perda, makanya harus melibatkan DPRD,” tandasnya.
Ditambah Icol, secepatnya DPRD dan Pemkab Tanjabbar duduk bersama mencari solusi dari defisit anggaran tersebut.
Informasi yang dihimpun, defisit anggaran di Kabupaten Tanjabbar diperkirakan mencapai Rp 400 miliar. Jumlah ini bertambah dari perkiraan sebelumnya, yakni Rp 256 miliar, akibat dana kurang salur dari DBH Migas.(*)
Editor : Andri Damanik
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi
TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara
JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta