Tabrakan Tongkang di Sungai Pengabuan

Hanyut Bersama Pohon Nipah, Nelayan Ini Akhirnya Selamat Pasca Tabrakan Tongkang di Sungai Pengabuan


Rabu, 16 Desember 2020 - WIB - Dibaca: 2743 kali

Berjam-jam Mengapung di Sungai Pengabuan.(*) / HALOSUMATERA.COM

HALOSUMATERA.COM – Pompong nelayan yang bertambat di tongkang  BG SLM 90/Tugboat AS Power 5, terjepit lantaran tersenggol tongkang yang tergandengan dengan Tugboat ASH 03, Rabu dini hari pukul 1.30 WIB, 16 Desember 2020. Akibatnya, dua nelayan yang berada di pompong tersebut tercebur ke sungai, namun akhirnya ditemukan beberapa jam setelah kejadian tersebut.

Informasi yang dihimpun halosumatera.com, Rabu 16 Desember 2020, saat kejadian, Tugboat AS Power memang dalam posisi berlabuh (berhenti) di perairan Sungai Pengabuan, dengan titik koordinat S. 0°49.289, E. 103°26.117'. Tiba-tiba-tongkang yang ditarik TB ASH 03 menabrak tongkang SLM 90. Dua nelayan di perahu yang bertambat di tongkang tercebur ke sungai.

Dua korban yang tercebur ke sungai adalah Noviansyah (27)  warga Desa Sungai Seridit, dan Sarija (25), alamat Desa Serindit.

Nelayan yang bertambat di tongkang tersebut diketahui tanpa persetujuan pemilik tugboat, dengan tujuan untuk menghemat BBM.

Komandan Tim (Dantim) Basarnas Pos Siaga Kuala Tungkal, Ari membenarkan insiden kecelakaan air ini, yang mengakibatkan satu nelayan hilang di perairan.

 “Dalam kejadian itu, satu orang atau awak kapal pompong nelayan berhasil diselamatkan dan satu orang hilang, belum ditemukan,"ujarnya.

Pihaknya dan tim gabungan tengah melakukan pencarian di lokasi terjadi kecelakaan itu.

Korban Hilang Ditemukan

Tim gabungan akhirnya menemukan korban tenggelam akibat tabrakan tongkang di perairan Sungai Pengabuan Rabu dini hari 16 Desember 2020.

Informasi yang dihimpun korban yang sempat dinyatakan hilang, Sarija (25) itu ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB pagi ini.

Korban ditemukan mengapung bersama pohon Nipah yang hanyut dibawa air di Sungai Bram Itam. Korban akhirnya dievakuasi ke tepian untuk dilakukan penyelematan dan tindakan medis.

erkait hal itu, Kapolres Tanjabar AKBP Guntur Saputro membenarkan jika korban sudah ditemukan oleh tim gabungan saat ini korban sudah dalam evaluasi kesadaran. "Iya sudah tahap bawa ke darat,"katanya singkat.(*/ek/HS)

Tonton Vidio Selengkapnya:

 

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement