KUALATUNGKAL - Hama babi masih meresahkan petani, khususnya di wilayah Senyerang, Bram Itam dan Kualabetara. Mengantisipasi hal itu, Dinas Perkebunan Kabupaten Tanjabbar menggelontorkan anggaran pengadaan jaring babi pada tahun ini.
Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Tanjabbar, Ir Melam Bangun mengatakan, sepanjang 3.000 meter jaring babi yang akan diberikan ke petani di tiga kecamatan. Setidaknya ada tiga kelompok tani yang diberikan bantuan sebagai perwakilan.
Pengadaan jaring babi tersebut, tak hanya dikucurkan pada tahun ini, sebelumnya sudah pernah diberikan kepada petani di sejumlah kecamatan.
"Kadang-kadang, hama babi hutan sering merusakan tanaman perkebunan milik petani, seperti sawit dan komoditas lainnya. Maka dari itu tahun ini kita anggarkan sekitar Rp 102 juta, untuk pengadaan jaring babi," ujarnya.
Jaring babi tersebut dianyam dengan tali plastik (nilon) berdiameter 4 milimeter, dengan jarak mata jaring antara 14-16 cm. " Di atasnya ada tali penyangga jaring, berukuran 5 milimeter," ujar dia.
Katanya, jika mata jaring sampai 20 centimeter, babi dapat lolos dan anyaman jaring dikhawatir bisa lepas. "Makanya dibuat agak jarang. Jaring ini ditempah dan nantinya diserahkan ke pihak ketiga," paparnya.
Melam berharap, bantuan tersebut bisa dimanfaatkan petani sehingga produktivitas komoditas perkebunan bisa ditingkatkan lagi.(*)
Editor: Andri Damanik
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata