MERANGIN (halosumatera.com) - Merasa takut indentitasnya diumumkan Satgas Covid-19 Kabupaten Merangin, dua dokter yang dinyatakan rapid tes nya reaktif, melakukan swab mandiri.
Informasi diperoleh dari salah satu pegawai Puskesmas Bangko.
Belum diketahui secara pasti, mengapa para medis yang berada digarda terdepan penanganan Covid-19 itu melakukan hal tersebut. Hal ini dikhawatirkan akan semakin memperluas matarantai Covid-19.
Karena swab mandiri yang dilakukan dua paramedis tersebut terkesan ditutup-tutupi.
Masih berdasarkan sumber dari pegawai Puskesmas Bangko, parahnya lagi dari dua orang dokter yang melakukan swab diam-diam tersebut, salah satu nya merupakan kepala Puskesmas.
Terpisah, Direktur RSD Kol Abundjani Bangko dr Birman Saragih saat dikonfirmasi hal ini mengatakan, bahwa swab mandiri sah-sah saja apalagi ditambah dengan isolasi mandiri.
"Jikalau swab mandirinya di Padang, Gugus Tugas Jambi tidak mengetahui hasil nya karena masuk wilayah tersebut," ungkapnya. (rbu/Ari/nik)
TANJABBAR – Proyek Pintu Air yang menelan anggaran Rp 4 Miliar di Parit 10 Desa Tungkal I disorot. Proyek ini dianggarkan melalui Dinas PUPR Tanjabbar ber
JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi menerbitkan Surat Edaran Nomor 3280/ SE/ DISBUDPAR - r.1/ XII/2025 tentang Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di P
TANJABTIM - Perkara dugaan penghinaan yang melibatkan Nur Salamah binti Muhammad Natsir sebagai Penggugat dan Mardiana alias Yana binti H.M. Nur sebagai Terguga
BUNGO - Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan Pertama yang diselenggarakan oleh DPC PERADI Bungo Tebo (Bute) yang bekerja sama dengan Pascasarjana
MEKKAH – Empat Eks Napiter Jambi akhirnya melaksanakan kegiatan umrah di tanah suci. Mitra binaan Satgaswil Jambi Densus 88 AT Polri ini dibiayai oleh Pem