Di hadapan Syafril Nursal, Warga Bulian Jaya Curhat soal Pupuk hingga Infrastruktur


Jumat, 23 Oktober 2020 - WIB - Dibaca: 874 kali

Syafril Nursal Cawagub Jambi saat Bersilaturahmi dengan Warga Bulian Jaya, Kecamatan Marosebo Ilir.(*/dok/HS) / HALOSUMATERA.COM

BATANGHARI (halosumatera.com) - Calon wakil gubernur Jambi, Syafril Nursal mendengarkan keluhan mayarakat Bulian Jaya, Kecamatan Muarosebo Ilir, Kabupaten Batanghari, Jumat (23/10). Diantaranya yang disampaikan warga setempat ialah soal pupuk untuk perkebunan sawit yang menjadi penyangga ekonomi masyarakat.

Keluhan ini disampaikan Martunus salah satu perwakilan warga Bulian Jaya dalam sesi tanya jawab bersama Syafril Nursal. "Kami di sini kekurangan pupuk untuk perkebunan. Harganya cukup mahal, jadi banyak masyarakat kita yang kesulitan," kata Martunus.

Ia menjelaskan, selama ini pupuk subsidi lebih diprioritaskam untuk kebutuhan tanaman pangan. Sehingga untuk kebutuhan perkebunan harus membeli dengan harga relatif tinggi seperti yang ada di pasaran.

"Ini kesulitan kita pak. Kami minta ada solusi dari bapak agar pupuk ini bisa kita beli paling tidak dengan harga seperti yang bersubsidi," katanya lagi.

Kemudian, lanjut Martunus, warga di Bulian Jaya dan sekitarnya juga kesulitan air besih untuk kebutuhan sehari-hari. Bahkan program Pamsimas yang digulirkan pemerintah pusat belum bisa mencukupi kebutuhan mayarakat.

"Selama ini untuk minum kita harus mengandalkan air dari luar. Beberapa warga juga mengkonsumsi air kemasan," katanya.

Terakhir, kata Martunus, pihaknya meminta Syafril Nursal apabila terpilih di Pilgub Jambi agar memperhatikan infrastruktur jalan. "Kurang lebih sudah 20 tahun jalan ini tidak di perbaiki. Ini kesulitan bagi kita," sebutnya.

Sementara itu, Syafril Nursal menangkap keluhan mayarakat Muro Sebo Ilir, khususnya Bulian Jaya. Ia tidak menampik, pupuk memang menjadi kebutuhan utama bagi para petani perkebunan.

"Kenapa kita tidak memikirkan untuk membuat pabrik pupuk, padahal masyarakat kita mayoritas adalah petani. Ini penting kita evaluasi ke depan," katanya.

Seharusnya, dengan adanya pabrik para petani bisa mendapatkan pupuk dengan harga murah. Kendala yang dihadapi selama ini, pupuk tersebut di datangkan dari luar daerah.

"Kalau kita punya pabrik sendiri, setidaknya harga jual bisa kita pangkas. Makanya kedepan saya katakan kita memerlukan konsep besar agar Jambi ini bisa maju," tukasnya.(*/tim/nik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Hadir di Rakor Lintas Sektoral, Hamdani: Dukung Kelancaran Operasi Ketupat 2026

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada

Advertorial

Ketua DPRD Hamdani Turut Sambut Kunjungan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X

Advertorial

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2025

TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi

Advertorial

Wakil Ketua II DPRD Tanjabbar Dampingi Fasha Safari Ramadhan, Berikan Santunan ke Panti Asuhan

TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar,   Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara

Advertorial

Ketua DPRD Tanjabbar Dampingi Wabup Rapat Penyelesaian Tapal Batas di Kemendagri

JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta

Advertorial


Advertisement