KUALATUNGKAL – Defisit anggaran di Kabupaten Tanjabbar dipicu berkurangnya suplai dana perimbangan dari pusat. Hal ini dikatakan Kabag Administrasi Perekonomian Setda Tanjabbar, Japar saat ditemui infotanjab.com, Senin siang di Kantor Bupati Tanjabbar.
Menurut Japar, berkurangnya suplai dana perimbangan akibat merosotnya harga minyak dunia. Tadinya 106 dolar per barel kini hanya di kisaran 40 dolar per barel.
Hal itu, kata dia, jelas berdampak pada APBN. Sementara Kabupaten Tanjabbar sebagian besar ditopang dana APBN, yakni DAU, DAK, dan dana perimbangan lainnya.
Soal defisit anggaran, jelas Japar, berpengaruh di seluruh daerah, terutama Kabupaten Tanjabbar. Selain dana kurang salur DBH Migas, juga diakibatkan berkurangnya kucuran dana perimbangan dari pusat.
“Kalau soal berapa anggaran kita yang dipangkas, silahkan tanya ke bagian keuangan,” ujar Japar.(*)
Editor : Andri Damanik
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi
TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara
JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta