KUALATUNGKAL – Defisit anggaran di Kabupaten Tanjabbar dipicu berkurangnya suplai dana perimbangan dari pusat. Hal ini dikatakan Kabag Administrasi Perekonomian Setda Tanjabbar, Japar saat ditemui infotanjab.com, Senin siang di Kantor Bupati Tanjabbar.
Menurut Japar, berkurangnya suplai dana perimbangan akibat merosotnya harga minyak dunia. Tadinya 106 dolar per barel kini hanya di kisaran 40 dolar per barel.
Hal itu, kata dia, jelas berdampak pada APBN. Sementara Kabupaten Tanjabbar sebagian besar ditopang dana APBN, yakni DAU, DAK, dan dana perimbangan lainnya.
Soal defisit anggaran, jelas Japar, berpengaruh di seluruh daerah, terutama Kabupaten Tanjabbar. Selain dana kurang salur DBH Migas, juga diakibatkan berkurangnya kucuran dana perimbangan dari pusat.
“Kalau soal berapa anggaran kita yang dipangkas, silahkan tanya ke bagian keuangan,” ujar Japar.(*)
Editor : Andri Damanik
JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/
JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H
TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan
TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai
TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma