MUARASABAK - Kementerian Kelautan dan Perikanan mengucurkan dana ke Kabupaten Tanjabbar untuk pembangunan rumah nelayan. Setidaknya ada 50 unit rumah nelayan akan dibangun tahun ini, lokasinya di belakang Kantor Camat Mendahara.
Camat Mendahara Ilir, Barusman membenarkan kabar baik ini. Sejuh ini, pihaknya masih melakukan persiapan, mulai dari rapat pembebasan lahan dengan pemilik tanah sampai koordinasi dengan Bappeda.
"Kalau rapat dengan pemilik lahan untuk pembebasan lahan sudah dua kali kita lakukan,"ujar Barusman.
Mengenai kriteria nelayan yang berhak menerima, Barusman mengaku belum mendapat juknis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
"Yang jelas kita akan benar-benar mendata apakah calon penerima perumahan nanti benar-benar nelayan apa tidak," tutur dia.
Barusman khawatir, jika rumah nelayan diberikan kepada warga yang bukan nelayan, akan diperjualbelikan ke warga lainnya.
Saat ditanya mengenai gantirugi lahan, Barusman memastikan tidak ada ganti rugi lahan yang dibebaskan untuk pembangunan perumahan nelayanan tersebut.
"Kalau ganti rugi lahan tidak ada, dan masyarakat yang tanahnya terkena lokasi untuk pembangunan rumah tersebut sepakat semua," cetusnya.(*)
Penulis : Joni Hartanto
Editor : Andri Damanik
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi
TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara
JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta