KUALATUNGKAL – Sandy Huta Galung, kepada infotanjab.com mengaku sudah berulang kali melapor ke pihak perusahaan, tak juga ada solusi. Bahkan, persoalan ini sempat dibahas oleh Pemkab Tanjabbar serta SKK Migas, lagi-lagi menemui jalan buntu.
Ditambahkan dia, jikapun rumahnya direlokasi, Sandy berharap bisa dipekerjakan di perusahaan Petrochina. Disamping itu, ada biaya ganti rugi selama sembilan bulan terakhir, lantaran warungnya tutup.
Sementara itu, Narsi Hutagalung, anggota LSM Garuda, pendamping Sandy, mengaku sudah melakukan aksi penyegelan sumur migas berkali-kali.
“Kalau kami hitung, ada 100 kali kami aksi. Kami gembok, setelah ditinggalkan, dibuka lagi oleh pihak perusahaan,” tandasnya.
Terakhir kalinya, mereka aksi pada Kamis pekan kemarin sembari melakukan penyegelan sumur migas di NEB#9. Bahkan, dua hari setelah aksi, Narsi bersama Sandy mendatangi pihak Petrochina dan menyampaikan keluhan, nyatanya tak ada solusi.
Dalam waktu dekat, pihaknya berencana melakukan aksi dengan massa yang lebih besar di pabrik perusahaan asing itu. “Kita akan aksi besar-besaran,” ujarnya.(*)
Editor: Andri Damanik
TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., kembali meninjau lokasi k
TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., mendampingi Tim Verifikasi dan Asistensi Kementerian Kehutanan Republik Indon
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menyerahkan sebanyak 71 sertifikat tanah hasil konsolidasi kepada masyarakat Kelurahan
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memulai pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 bagi siswa tingkat Sekolah Menengah