KUALATUNGKAL – Sebelumnya, Pembangunan Water Front City (WFC) sempat menuai polemik. Pasalnya, pihak rekanan masih berkutat pada Segmen II.
Baru – baru ini, rekanan mulai membangun fisik pada Segmen III. Dari keterangan Kabid Bina Marga, Apridasman, saat ini sudah 63 titik tiang pancang yang telah dipasang rekanan pada segmen III.
“Sudah jalan kok, sebelumnya kita sudah buat surat teguran sebanyak tiga kali,” ujar Apridasman.
Apri mengakui, bahwa hanya satu alat penanam tiang pancang yang dipakai pada pembangunan WFC dengan total anggaran Rp 70 miliar itu. Menurut dia, secara administrasi memang tidak dibenarkan, tapi karena medan yang tak memungkinkan, ada pertimbangan secara teknis.
“Pada pengujian kualifikasi memang dua alat, karena terbagi dua segmen. Tapi karena medannya tak memungkinkan, kita ada pertimbangan,” ujarnya saat ditemui infotanjab.com, Rabu siang.
Apridasman meyakini, pembangunan WFC segmen II dan III bisa selesai pada akhir tahun, meskipun dia memperkirakan ada pertambahan waktu pekerjaan. “Pada saat kita melayangkan surat teguran, kita buat semacam target terhadap persentase pekerjaan yang harus disiapkan menjelang kontrak berakhir 14 November mendatang,” kata dia.
Untuk diketahui, Mega Proyek ini bersumber dari APBD 2015, dengan total dana Rp 70 miliar. Proyek ini merupakan lanjutan dari pembangunan sebelumnya, yakni tahun 2013 lalu, dengan anggaran sekitar Rp 40 miliar. Masa kerja pembangunan WFC ini adalah 240 hari, kontrak dikeluarkan mulai 15 Maret 2015 hingga 14 November 2015.
Kenny, rekanan WFC saat dikonfirmasi belum lama ini membenarkan pada pembangunan fisik Segmen III sudah dilakukan. Mengenai satu alat penanam tiang pancang yang dipakai, Kenny tak menampik. Pasalnya, sulitnya medan untuk mengoperasionalkan dua alat. Kendati demikian, pihaknya segera mendatangkan satu alat lagi demi mempercepat pekerjaan.(*)
Editor : Andri Damanik
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R