Baru 131 Nelayan yang Sudah Dilindungi Asuransi


Jumat, 20 Januari 2017 - 14:28:15 WIB - Dibaca: 1650 kali

Ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Data yang diperoleh infotanjab.com, sekitar 131 nelayan tangkap di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang sudah dilindungi asuransi.

Sementara, berdasarkan catatan Dinas Kelautan dan Perikanan Tanjabbar, ada sekitar 3.000 nelayan di kabupaten pesisir ini.

Minimnya peminat ansuransi ini karena kebanyakan nelayan tidak memahami program asuransi tersebut.

Kepala Bidang Pengembangan Pesisir, Prasojo mengatakan, minimnya jumlah nelayan tangkap yang belum dilindungi asuransi jiwa bukan karena faktor kurangnya sosialisasi kepada masyarakat nelayan.

“Sudah banyak sosialisasi yang kita lakukan. Mungkin faktor kurang memahami pentingnya ansuransi yang menjadi penyebab minimnya peminat," terangnya.

Dikatakannya, pada awal pembukaan pendaftaran, tercatat 200 nelayan yang mendaftar. Namun hanya 131 nelayan saja yang lulus pemberkasan. Nah, dari 131, baru 128 yang memegang kartu polis, sementara 3 nelayan masih menunggu. "Yang tiganya menyusul,"ungkapnya.

Dijelaskannya, untuk satu tahun pertama, premi ansuransi ditanggung dan dibayarkan oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian DKP. ‎

Manfaat dari program asuransi sangat positif bagi nelayan. Dengan premi Rp175.000/nelayan yang ditanggung pemerintah, maka nelayan akan mendapatkan manfaat santunan Rp 200 juta jika meninggal dunia, Rp100 juta jika mengalami cacat tetap dan Rp 20 juta untuk biaya pengobatan.

Nelayan juga akan mendapakan jaminan santunan kecelakaan diluar aktivitas penangkapan ikan, yakni Rp 160 juta apabila meninggal dunia, cacat tetap Rp 100 juta dan Rp 20 juta untuk biaya pengobatan.

Dengan adanya perlindungan nelayan lewat program asuransi, kata Prasojo, maka keluarga yang ditinggal tetap terbantu. Tidak bertambah miskin karena menerima dana santunan yang jumlahnya relatif besar.

Menurut dia, untuk mempercepat cakupan nelayan tangkap agar dapat dilindungi program asuransi, maka pihaknya akan memperbanyak kegiatan sosialisasi ke nelayan saat tidak melaut dengan menggandeng PT Jasindo, perusahaan asuransi yang ditunjuk pemerintah melaksanakan program tersebut.

Selain itu, pihaknya akan berkirim surat ke Kementerian Kelautan dan Perikanan dan PT Jasindo agar sosialisasi tentang asuransi nelayan tangkap di daerah tersebut dapat ditingkatkan frekuensi dan kualitasnya.

“Kami di Dinas Kelautan dan Perikanan sebenarnya sudah 6 kali melakukan sosialisasi, namun belum terlihat hasilnya. Belum maksimal,” ucapnya.

Kementerian Kelautan dan Perikanan dan PT Jasindo diharapkan dapat memberikan sosialisasi yang lebih konkrit kepada nelayan mengenai program asuransi.

Nelayan perlu ditunjukkan bukti-bukti nyata pengajuan klaim dari kasus nelayan di daerah lain sehingga mereka menjadi mengerti tentang manfaat dari program asuransi.

“Kalau mereka mengerti tentu nelayan antusias untuk menjadi peserta program asuransi. Apalagi preminya ditanggung pemerintah,” ucapnya.(*/son)

Editor : Andri Damanik

 

 

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement