KUALATUNGKAL - Warga di Komplek BTN Manunggal I cemas dengan banyaknya anjing yang berkeliaran tanpa ada pemilik. Mereka khawatir, sewaktu-waktu anjing tersebut bisa menyerang anak kecil.
Menurut penuturan Aan, salah seorang warga setempat, sedikitnya ada 10 ekor anjing yang sering berkeliaran di komplek tersebut.
Dia juga tidak mengetahui, asal anjing tersebut. "Kita khawatir, anjing itu membawa virus Rabies. Kalau menggigit warga, jadi susah urusannya," ujar Aan.
Apalagi, lanjut Aan, stok serum Rabies sangat terbatas. Jika ada korban, bisa membahayakan jiwa.
"Kepada instansi terkait, sekali-kali turun ke Manunggal I, bisa dipantau banyak anjing liar," ujar Aan.
Sebelumnya, satu korban gigitan anjing gila, Rahimin, warga Parit Atong Desa Pabunga, Kecamatan Betara mengalami luka robek pada pipi sebelah kanan.
Siswa kelas III Madrasah Ibtidaiyah ini sempat dilarikan ke Puskesmas Betara, namun hanya disuntik dengan antibiotik. Serum Anti Rabies hanya ada di Rumah Sakit KH Daud Arif.(*)
Editor : Andri Damanik
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi
TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara
JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta