Asap Semakin Pekat, Sekolah Tambah Jadwal Belajar Siswa Sampai Sore


Selasa, 27 Oktober 2015 - 09:25:51 WIB - Dibaca: 2845 kali

Kabut Asap di Kualatungkal, Kabupaten Tanjabbar.(dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kabupaten Tanjabbar mencapai 312, tergolong sangat berbahaya.  Baru-baru ini, seekor kambing tergeletak di jalan, diduga akibat kabut asap yang semakin pekat.

Hari ini, para siswa di Tanjabbar belum diliburkan. Di pihak lain, sekolah harus menyelesaikan kurikulum yang telah diterapkan. Para guru terpaksa menambah jadwal mengajar pada sore hari, mengejar ketertinggalan pelajaran siswa lantaran sempat diliburkan beberapa waktu lalu.

Kabid P2PL Dinkes, Rusdi,SKM, ketika ditanyakan soal ISPU tak mau berkomentar lebih jauh. "Tanyakan langsung ke Kabagnya Bapak Zaharuddin,saya tidak tahu," ujarnya Senin(24/10).

Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjabbar Hartono, kepada wartawan mengaku belum mendapat surat edaran terkait angka ISPU saat ini. Dasar itulah, pihaknya belum mengambil tindakan, apakah harus meliburkan siswa atau tidak.

“Jadi bagaimana kita mau ambil tindakan. Walaupun kondisi udara yang secara langsung sudah sangat menganggu, tapi karena belum ada surat edaran, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Apalagi ini sudah masuk tri wulan ketiga, menurut agenda pendidikan, pelajar sudah memasuki ujian," katanya.

Dat yang dihimpun, ISPU dibawah 50 dikatagorikan baik, tak ada dampak kesehatan, ISPU 51-100 dinilai sedang, juga tidak ada dampak kesehatan. ISPU 101-199 sudah dikatagorikan tidak sehat. Dalam katagori ini dapat menimbulkan iritasi pada saluran pernapasan, bagi penderita penyakit jantung gejalanya akan kian berat, pencegahannya gunakan masker beraktivitas di luar rumah.

Apabila ISPU 200-299 sangat tidak sehat, bisa mengakibatkan pada penderita ISPA, pneumonia dan penyakit jantung akan kian berat, aktivitas rumah hendaknya dibatasi perlu persiapan ruang khusus.

Kalau ISPU 300-399 dikatagorikan berbahaya, bagi penderita suatu penyakit gejalanya akan semakin serius, orang yang sehat saja akan merasa mudah lelah.(*)

Penulis :Rita

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Wabup Katamso Pimpin Upacara Hardiknas 2026

TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., kembali meninjau lokasi k

Advertorial

Wabup Katamso Dampingi Tim Verifikasi Kementerian Kehutanan di Mangrove Pangkal Babu

TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., mendampingi Tim Verifikasi dan Asistensi Kementerian Kehutanan Republik Indon

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Serahkan 71 Sertifikat Tanah Konsolidasi untuk Warga Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menyerahkan sebanyak 71 sertifikat tanah hasil konsolidasi kepada masyarakat Kelurahan

Advertorial

Bupati Tanjabbar Pantau Langsung TKA 2026 Tingkat SMP, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memulai pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 bagi siswa tingkat Sekolah Menengah

Advertorial


Advertisement