KUALATUNGKAL- Sekitar 5 hektare lahan warga terbakar di Desa Muntialo, Kecamatan Betara, Minggu (15/5) sore. Api begitu cepat menjalar dan membakar tanaman sawit milik warga baru berusia1-2 tahun.
Kepala Badan Penangulangan Bencanda dan Kebakaran Kabupaten Tanjabbar, Saefudin mengatakan, selain kebun warga yang terbakar, satu rumah kosong yang berada di area kebun juga ludes dilalap sijago merah.
"Untuk penyebabnya berdasarkan saksi mata diduga karena ada masyarakat yang tidak bertanggungjawab membuang puntung rokok," sebutnya.
Untuk memadamkan api, BPBD Tanjabbar terpaksa mengerahkan dua mobil pemadam kebakaran. Selain itu, armada damkar dari pihak perusahaan juga turun ke lokasi kejadian.
"Api berhasil dipadamkan selang dua jam kemudian," tegasnya.
Mengenai berapa nilai kerugian, dipastikan cukup besar apalagi sawit warga yang terbakar baru ditanam beberapa tahun silam.
Untuk diketahui, wilayah Kecamatan Betara, rawan terjadi lahan terutama di areal gambut. Iapun menekankan kepada masyarakat untuk menjaga perilaku.
"Salah satunya jangan membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan," tegasnya.
Pemadaman kebakaran ini juga disaksikan langsung oleh wakil Bupati Tanjabbar, Amir Sakib yang meninjau lokasi kebakaran.(*)
Editor : Andri Damanik
TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., kembali meninjau lokasi k
TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., mendampingi Tim Verifikasi dan Asistensi Kementerian Kehutanan Republik Indon
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menyerahkan sebanyak 71 sertifikat tanah hasil konsolidasi kepada masyarakat Kelurahan
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memulai pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 bagi siswa tingkat Sekolah Menengah