POLEMIK PEMANGKASAN ANGGARAN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN

Jamal : Anggaran Perjalanan Dinas kan Bisa Dipotong


Minggu, 05 Februari 2017 - 09:20:29 WIB - Dibaca: 2085 kali

Pertemuan Kepala Sekolah dan Kepala UPTD di Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Tanjabbar, baru-baru ini.(IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Pengurangan anggaran UPTD Pendidikan mendapat kritikan dari Ketua Komisi I DPRD Tanjabbar, Jamal Darmawan Sie. Meski keuangan daerah mengalami defisit, anggaran peningkatan mutu pendidikan jangan sampai dihilangkan.

Hal ini dikatakan Jamal Darmawan Sie kepada infotanjab.com, Minggu pagi (5/2).

Jamal juga menyayangkan, jika operasional UN SD dan SMP juga mengalami penurunan.

"Seharusnya ini tidak boleh terjadi, kalaupun mau dipotong, kan masih banyak anggaran yang bisa dipotong seperti perjalanan dinas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sehingga bisa menutupi kekurangan di UPTD," kata Politisi Partai Demokrat ini.

"Apalagi ketika penyusunan anggaran, UPTD tidak diajak untuk melakukan penyusunan," timpal Jamal.

Jamal juga menyayangkan, jika pemangkasan anggaran UPTD sampai mengurangi anggaran penyelenggaraan UN tingkat SD dan SMP.

"Kekurangan anggaran jangan sampai menghambat program peningkatan mutu, serta UN," ujarnya lagi.

Dalam waktu dekat, Komisi I akan mengundang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menjelaskan persoalan ini dalam rapat dengar pendapat.

"Minimal UPTD harus dilibatkan, sehingga sinkron. Anggaran yang prioritas jangan sampai dikurangi," kata dia.

Beberapa hari lalu, sejumlah Kepala UPTD di Tanjabbar sempat menanyakan pengurangan anggaran ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanjabbar.

Seperti yang dikatakan Salifri, Kepala UPTD Senyerang, ada penurunan anggaran tahun ini. Dari Rp 186 juta pada tahun lalu menurun menjadi Rp 182 juta pada tahun 2017. Dia mengakui, anggaran peningkatan mutu pendidikan dihilangkan, begitu juga anggaran UN dikurangi hingga 50 persen.

"Program peningkatan mutu pendidikan sudah lama diadakan, dan kegiatan ini salah satu implementasi sekolah meningkatkan kecerdasan dan kreativitas siswa, melalui perlombaan dari tingkat kecamatan, kabupaten dan provinsi," ujar Salifri.

Dia juga berharap, UPTD dilibatkan dalam setiap penyusunan anggaran di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Terpisah, Kabid Perencanaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanjabbar, Zainul menegaskan, pengurangan anggaran memang dilakukan, lantaran defisit anggaran. Zainul membantah, jika pemangkasan anggaran UPTD mencapai 50 persen.(*)

Editor : Andri Damanik

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Kapolda Jambi Dianugerahi Gelar Adat Adipati Utamo Siginjai Sakti

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G

Berita Daerah

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah


Advertisement