WARGA YANG DIDUGA GABUNG DENGAN GAFATAR

Andika Sudah Ditemukan, Tapi Tak Mau Kembali ke Tungkal


Senin, 01 Februari 2016 - 14:02:43 WIB - Dibaca: 2589 kali

Rumah Andika di Jalan Sentra, Kampung Nelayan. (IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Andika (22) warga Jalan Sentra, Kampung Nelayan, yang dikabarkan menghilang sejak enam bulan lalu karena bergabung dengan Gafatar sudah ditemukan.

Namun, anak kedua Ali Rahman ini menolak untuk kembali ke Kuala Tungkal.

Hal ini disampaikan langsung Dandim 0419 Tanjab Barat Letkol Inf Aqsha Erlangga SH saat dibincangi awak media belum lama ini di Makodim Tanjab 0419.

Pada kesempatan itu, Dandim tidak menjelaskan alasan Andika menolak untuk dipertemukan kembali kekeluarganya.

"Kita sudah temukan warga Tanjab Barat yang hilang sejak enam bulan lalu karena bergabung dengan Gafatar. Namun, yang bersangkutan menolak kembali ke Kuala Tungkal," terang Aqsha singkat.

Seperti diketahui, Andika pemuda lajang yang tidak tamat sekolah pendidikan menangah ini, disebut-sebut bergabung dengan gafatar enam bulan sebelum dirinya pamit merantau ke Kalimantan.

Andika yang berkerja serabutan ini, dikatakan Ali Rahman orang tua dari Andika, sering mengajak teman-temannya main dan menginap dirumah.

Sepulangnya dari Jambi, ada geliat aneh yang terjadi pada Andika. Apalagi, saat kembali ke Tungkal dia membawa lima orang temannya, dan berniat merekrut warga untuk gabung masuk Gafatar.

"Mereka pernah nginap di rumah ini, dan ngajak saya masuk Gafatar," aku Edwar kakak ipar Andika.

Sepengetahuan Edwar, adiknya dan lima rekannya (warga Kota Jambi), pernah membuka pengobatan gratis di salah satu Masjid di Kampung Nelayan pada 2015 lalu. Selain itu, mereka pernah menggelar kegiatan gotong royong.

"Saya tidak sepaham dengan mereka, karena saya sudah bekeluarga. Saya tanya ke mereka, ada pemasukan dak? Tapi mereka bilang, kegiatan Gafatar untuk membantu orang dan kegiatan sosial," tutur Edwar.

Sejak kembali ke Jambi, lanjut pria yang bekerja sebagai penjaga pasar ikan ini, adik iparnya tidak pernah kembali ke Tungkal. Bahkan, nomor telepon selulernya selalu berganti.

"Istri saya yang sering berhubungan dengan Andika lewat telepon. Tapi nomornya ganti-ganti," ungkapnya.(*)

Penulis : Edison

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Posisi Polri Dibawah Presiden Sudah Sesuai Dengan Struktur Pemerintahan Indonesia

Oleh : Dr. Nuraida Fitri Habi, S.Ag, M.Ag - Dosen Fakultas Syariah UIN Jambi Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) adalah lembaga negara yang bertanggun

Opini

Pastikan Keamanan Ibadah, Polres Tanjab Barat Kawal Pesta Perak 25 Tahun HKBP Simpang Rambutan

TANJAB BARAT – Jajaran Polres Tanjung Jabung Barat melaksanakan pengamanan ketat pada kegiatan Perayaan Pesta Perak 25 Tahun Gereja Huria Kristen Batak Protes

Advertorial

Kapolda Jambi Dianugerahi Gelar Adat Adipati Utamo Siginjai Sakti

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G

Berita Daerah

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal


Advertisement